kadang aku merasa seperti ranting pohon yang mendamba dekapan tanah,bumi yang menghidupiku. aku merasa sangat pucuk dan tinggi menggapai-gapai udara yang hampa.
apakah ranting bisa kesampaian inginnya ketika pohon itu tumbang?karena pada saat itu ia akan secara langsung merasakan dekapanmu.
kau adalah bumi tempat ku hidup.
"kita berdiri sama tinggi.aku kau kandung dan kau lahirkan.kau perkenalkan pada semesta ini."
biarkan aku bicara:bahwa aku satu sel denganmu.kita adalah satu.
"jadi aku tak perlu seperti ranting yang menunggu tumbang dulu untuk kembali dalam dekapanmu."
mungkin untuk persepsi dunia,. aku dan kau benar terpisah.tapi air mu,dan semua sari sari dalam tubuhku,juga udara-udara yang mengitariku adalah jawaban kasih sayangmu untuk selalu mendekapku mesara dan hangat.
kita adalah cinta.dan setiap ketika ku rindu kau,ketika itu juga kau merinduku.
perpisahan duniawi kita memang sangat kentara,seperti conte yang ku gores untuk gambar-gambar absurd ku.
tapi jiwa dan cinta kita seperti udara,yang setiap pertikelnya membaur dalam satu sama lain dan seolah berikat dan menjadi kesatuan yang sangat besar bahkan sampai memadati seisi bumi tanda terpisah oleh apapun.
ku rasa aku telah benar-benar mengerti cinta ini.
dan kita adalah satu,aku dalam rahim mu,aku menyusumu,dan kau adalah darahku juga setiap detak jantungku.
aku menyapamu,sayangku
ibu
Jumat, 06 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar